Pembinaan Olimpiade Sains Internasional 2012, Bidang Matematika, Fisika, dan Kebumian Dipusatkan di Yogyakarta
Sebanyak 30 peserta peraih medali OSN 2011 di Manado dari bidang matematika, fisika, dan kebumian mengikuti kegiatan seleksi dan pembinaan tahap awal olimpiade sains internasional 2012. Kegiatan seleksi berlangsung di kota Gudeg, Yogyakarta mulai 23 Oktober – 24 November 2011, bertempat di Villa Eden untuk bidang fisika dan University Hotel untuk bidang matematika dan kebumian.
Minggu (23/10), berlangsung pembukaan Pembinaan Olimpiade Sains Internasional 2011 di University Hotel, Yogyakarta. Acara dibuka oleh Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik, Dr. Mukhlis Catio M. Ed didampingi oleh Kasi Peserta Didik Suharlan SH, MM beserta dosen pembina dari masing-masing bidang studi.
|
|
Read more...
|
|
Pembinaan Olimpiade Komputer, Astronomi, Biologi Berdebar Menunggu Pembinaan Selanjutnya
Pembinaan bidang studi komputer, astronomi dan biologi yang dilaksanakan di Wisma Balai Perguruan Puteri Bandung, Jawa Barat, berlangsung sejak tanggal 23 Oktober hingga 22 November. Pembinaan ini merupakan hasil dari seleksi siswa pasca Olimpiade Sains Nasional yang kesepuluh yang diselenggarakan pada 11-16 September 2011 di Manado Sulawesi Utara beberapa waktu yang lalu.
|
|
Read more...
|
Bimbingan Teknis KTSP Guru R-SMA-BI 2011
Guru-guru Ekonomi dan Geografi SMA penyelenggara program rintisan SMA Bertaraf Internasional pada tahun ini mendapat giliran pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengembangkan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian melalui kegiatan Bimbingan Teknis KTSP Guru SMA RSBI. Kedua kelompok guru mata pelajaran dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan ini bekerja sama dengan wakasek kurikulum. Kegiatan yang diikuti oleh 244 peserta dari 80 sekolah di 11 provinsi berlangsung dalam lima angkatan dan berakhir di Jayaraya, Cipayung, Bogor, pada akhir Oktober 2011.
|
|
Read more...
|
|
Kemah Remaja Pendidikan Karakter Jatim
Wagub : Pramuka Penghalang Dampak Negatif Globalisasi
Di era globalisasi, Pramuka (Praja Muda Karana) dipandang sebagai organisasi yang sudah ketinggalan jaman. Untuk menghapus anggapan tersebut Pramuka harus berinovasi dan berprestasi sehingga bisa mengharumkan nama bangsa. Pramuka diharapkan dapat menjadi benteng penghalang dampak negatif globalisasi. Para siswa yang tergabung dalam Pramuka harus siap meraih prestasi mulai dari sekolah dan aktif melakukan berbagai kegiatan dengan motto “Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe”. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga sebagai Ketua KWARDA Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf, pada pembukaan Kemah Remaja Pendidikan Karakter Tahun 2011 di Hotel Purnama Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa (13/12).
Pembukaan Kemah Remaja SMA Pendidikan Karakter Provinsi Jawa Timur ditandai dengan pemukulan kentongan Oleh Wagub Jatim yang akrab dipanggil dengan sebutan Gus Ipul. Wagub didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Harun, MSi, MM.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|